Kembali ke halaman sebelumnya

Yogyakarta Terapkan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Tiap Akhir Pekan

kompas.com 5 jam yang lalu

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan di kawasan wisata di Yogyakarta, Kepolisian Resor Kota Yogyakarta (Polresta) Yogyakarta menerapkan rekayasa lalu lintas ganjil genap di kawasan Malioboro pada akhir pekan.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi mengatakan, aturan ganjil genap sudah diterapkan di empat destinasi wisata Yogyakarta termasuk kawasan Malioboro pada akhir pekan.

"Kita akan berlakukan ganjil genap di tempat wisata, Malioboro juga akan kita ikutkan karena yang baru buka tiga destinasi wisata (Tebing Breksi, GL Zoo, dan Hutan Pinus di Mangunan)," ujar Purwadi di Polresta Yogyakarta, Senin (20/9/2021).

Uji coba ganjil genap sudah dilakukan sejak akhir pekan lalu dan nantinya akan berlanjut setiap akhir pekan. Dalam uji coba itu Polresta Yogyakarta siapkan sebanyak tiga pos polisi untuk pemeriksaan kendaraan bermotor.

Ilustrasi penerapan ganjil genap. Foto petugas yang berjaga di titik penerapan ganjil genap Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (18/9/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Ilustrasi penerapan ganjil genap. Foto petugas yang berjaga di titik penerapan ganjil genap Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (18/9/2021). ANTARA/Yogi Rachman

"Ada tiga pos kita siapkan yaitu, Pos Polisi di Tugu, pos Polisi di teteg (Abu Bakar Ali), dan juga Gardu Anim. Kendaraan yang masuk Malioboro nantinya ganjil genap, tanggal genap untuk pelat nomor genap dan tanggal ganjil untuk pelat nomor ganjil," jelas Purwadi.

Kebijakan ganjil genap yang berlaku di kawasan wisata tidak hanya menyasar kendaraan roda empat, namun kendaraan roda dua juga tidak luput dari penerapan ganjil genap.

"Semua (roda 2 dan 4) kalau dilihat dari kondisi sekarang orang wisata tidak hanya dengan roda 4. Berlaku juga untuk pelat nomor dalam kota dan luar kota," kata dia.

Jalan Malioboro, Yogyakarta DOK. Shutterstock/Jon Chica
Jalan Malioboro, Yogyakarta DOK. Shutterstock/Jon Chica

Dengan adanya penerapan ganjil genap di kawasan wisata tiap akhir pekan, Purwadi berharap dapat mengurangi mobilitas warga sehingga tidak terjadi kerumunan di kawasan-kawasan wisata.

"Ganjil genap dilaksanakan untuk menekan angka kasus Covid-19 agar segera hijau dan bisa beraktivitas seperti biasa," kata dia.

Kembali ke halaman sebelumnya