Kembali ke halaman sebelumnya

Daun Takokak Ternyata Bisa Bikin Penyakit Mematikan di Dunia Ini Tak Berani Mendekat

tribunnews.com 4 jam yang lalu
manfaat-takokak-untuk-pria-buah-dan-daunnya-bisa-menjadi-obat.jpg
Ilustrasi takokak. Daun Takokak Mengandung Flavonoid yang Dapat Melindungi Tubuh dari Bakteri, Alergi dan Tumor. Lazada Ilustrasi takokak. Daun Takokak Mengandung Flavonoid yang Dapat Melindungi Tubuh dari Bakteri, Alergi dan Tumor.

SURYA.co.id - Daun takokak ternyata mengandung Flavonoid, yakni senyawa yang mampu melindungi tubuh dari bakteri, alergi hingga tumor.

Melansir dari laman repository.unri.ac.id, Buah takokak (Solanum torvum Sw.) biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai sayur baik dimasak ataupun sebagai lalapan.

Selain itu, buah takokak juga digunakan sebagai obat darah tinggi, dan penambah nafsu makan.

Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat sakit lambung, sakit gigi, tidak datang haid, dan batuk kronis obat sakit pinggang kaku, bisul, koreng, darah tinggi, penambah nafsu makan, gatal-gatal, mata
kering, buta malam, penghilang rasa sakit, anti radang, dan alat kontrasepsi.

Menurut farmakologi Cina, tanaman takokak memiliki rasa yang pedas, sejuk dan agak beracun.

Selanjutnya tanaman ini mampu melancarkan sirkulasi, menghilangkan darah beku dan analgesik.

Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun dan akar.

Akar dicuci dan dipotong-potong secukupnya lalu dijemur untuk penyimpanan.

Daun digunakan untuk pemakaian segar.

Biasanya pada bagian buah, bunga, dan daun Takokak mengandung saponin dan flavonoid.

Flavonoid merupakan senyawa metabolit sekunder yang banyak dijumpai pada tumbuh-tumbuhan. Yang termasuk kelompok flavonoid adalah flavon, flavonol dan sedikit tanin.

Flavonoid terdapat dalam berbagai wama didalam jaringan tanaman, dan memiliki sifat insektisida.

Secara epidemiologi mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung flavonoid dapat melindungi manusia dari penyakit yang berhubungan dengan kerusakan oksidasi yang disebabkan oleh pengaruh radikal bebas.

Flavonoid memiliki aktivitas sebagai antioksidan, anti-imflamasi, antialergi, antibakteri, dan antitumor.

Campuran Takokak, Daun Sirsak dan Daun Bidara Ampuh Mengobati Kanker

Selain itu, Buah dan daun takokak ternyata bisa dibuat jamu untuk mengobati kanker.

Menurut penelitian Yuli Widiyastuti dkk yang diunggah dalam Jurnal Kefarmasian Indonesia Vol.9 tahun 2019, campuran buah takokak, daun sirsak dan daun bidara berkhasiat sebagai antikanker.

Kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian utama di dunia.

Pengobatan kanker yang sangat rumit dan berbiaya tinggi mendorong masyarakat untuk mencari pengobatan alternatif dengan menggunakan tumbuhan obat.

Beberapa tumbuhan obat yang secara empiris diklaim memiliki khasiat sebagai antikanker adalah sirsak (Annona muricata), takokak (Solanum torvum), dan bidara upas (Merremia mammosa).

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk beberapa tumbuhan yang secara empiris dinyatakan berkhasiat sebagai anti kanker.

Daun sirsak telah diketahui mengandung senyawa acetogenin yang secara in vitro mampu menghambat proliferasi kanker payudara.

Pada penelitian lain, takokak (Solanum torvum) dinyatakan memiliki efek sitotoksik terhadap sel EAC dengan IC 50 di bawah 200 μg/mL.

Sementara itu, tanaman bidara upas (Merremia mammosa) yang mengandung senyawa bersifat oksidase dari getah umbinya kemungkinan memiliki aktivitas antikanker sehingga mendukung penggunaan empiris sebagai obat tradisional untuk tumor payudara.

Dalam laporan penelitian Yuli Widiyastuti dkk, buah takokak dicampur dengan daun sirsak dan umbi bidara upas lalu diuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker.

Ketiga bahan tersebut dipotong dan dicuci bersih kemudian dikeringkan, selanjutnya bahan diserbuk dengan blender dan diayak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tunggal maupun formula ekstrak campuran daun sirsak, buah takokak, dan umbi bidara upas memberikan efek sitotoksik terhadap sel kanker.

Campuran tersebut mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Berikut hasil penelitiannya: LINK

Update berita-berita seputar takokak

Kembali ke halaman sebelumnya