Kembali ke halaman sebelumnya

Jadikan ‘Penyakit’ Putri Diana Sebagai Lelucon, Pangeran Charles Terbukti Bukan Suami yang Baik

Pikiran Rakyat 8 jam yang lalu
Ketahuan jadikan ‘penyakit’ Putri Diana sebagai bahan lelucon, Pangeran Charles terbukti bukan suami yang baik.
Ketahuan jadikan ‘penyakit’ Putri Diana sebagai bahan lelucon, Pangeran Charles terbukti bukan suami yang baik. /Reuters

PR TASIKMALAYA – Acara dokumenter berjudul Diana, berhasil membeberkan sejumlah bukti bahwa Pangeran Charles bukanlah suami yang baik untuk Putri Diana.

Salah satu bukti yang dibeberkan yaitu soal Pangeran Charles yang menjadikan penyakit yang diderita Putri Diana sebagai bahan lelucon.

Dilansir PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari laman Newsweek, Pangeran Charles pertama kali mengetahui Putri Diana mengidap penyakit saat sang istri tiba-tiba saja pingsan sewaktu melakukan kunjungan kerajaan.

Pingsannya Putri Diana terjadi di bulan Mei 1986. Saat ini, Putri Diana sedang menemani Pangeran Charles, mengikuti acara Expo’ 86 yang digelar di Vancouver, Kanada.

Setelah sang Putri Wales pingsan, yang menolongnya bukanlah sang suami. Melainkan tim dokter dan asisten sang Pangeran Wales.

Usai pemeriksaan dilakukan, barulah diketahui bahwa Putri Diana sampai jatuh pingsan lantaran mengidap penyakit bulimia.

Bulimia sendiri adalah salah satu penyakit mental di mana si penderita akan makan sebanyak-banyaknya untuk selanjutnya memuntahkannya kembali.

Jika tidak ditangani dengan serius, penyakit bulimia in ibisa mengancam nyawa si penderita.

Meski sudah tahu sang istri mengidap bulimia, Pangeran Charles seakan tidak peduli dan malah menjadikan insiden pingsannya Putri Diana sebagai bahan lelucon.

Di acara resepsi yang digelar malam harinya, Pangeran Charles membuat lelucon di depan banyak orang bahwa Putri Diana sedang hamil sehingga jatuh pingsan.

“Istri saya sekarang jauh lebih baik ketimbang sore tadi. Semuanya gegara faktor kelewat menguntungkan di sini. Cuaca juga kondisi kelewat subur sampai jadi yakin kalau dia (Diana) bakal hamil kembar enam, itulah kenapa dia pingsan,” celoteh Pangeran Charles.

“Itu sama sekali tidak benar,” sambung sang Pangeran Wales.

Menurut ahli biografi Sally Bedell Smith, candaan yang dibuat Pangeran Wales meski sudah mengetahui bahwa istrinya mengidap penyakit kejiwaan menunjukkan bahwa ia kurang rasa simpati.

“Bukti bahwa dia (Pangeran Charles) tidak begitu peduli. Ada sesuatu yang salah dengan pernikahan keduanya,” jelas Sally Bedell Smith.

Sementara menurut penyiar Bidisha Mamata, kala itu, penyakit yang diidap Putri Diana bisa sampai dijadikan bahan lelucon gegara orang-orang tidak begitu paham soal penyakit kejiwaan yang ditunjukkan dengan kelainan pola makan.

“Charles membuat lelucon yang sangat kejam,” lanjut Bidisha mamata.

Cerita dari sisi Putri Diana soal insiden pingsan itu sempat direkam dalam bentuk rekaman suara.

Rekaman itu selanjutnya dijadikan bahan tulisan oleh ahli biografi Andrew Morton yang kemudian diterbitkan dalam buku berjudul Diana: Her True Story.

“Kami sudah berkeliling selama empat jam. Sama sekali belum makan dan saya juga tidak makan apapun beberapa hari sebelumnya,” ucap Putri Diana.

“Belum makan dalam artian betul-betul menyimpan makanan di dalam perut saya. Saya ingat, berkeliling dengan loyo,” lanjut Putri Diana.

Meski sudah merasa pusing dan loyo, Putri Diana mengakui dirinya tidak berani menceritakan kondisinya kepada siapapun lantaran takut dianggap manja.

“Saya kemudian merangkul pundak suami saya lalu berkata: ‘Sayang, aku akan pingsan’, kemudian saya menyender ke arahnya,” sambung Putri Diana.

Pangeran Charles memilih untuk mengabaikan omongan Putri Diana.

Kemudian lebih parahnya lagi, Pangeran Charles meneruskan berkeliling sementara Putri Diana disuruh ‘diseret-seret’ oleh beberapa staf pribadi Pangeran Wales.

Kembali ke hotel dalam kondisi yang masih belum membaik, Pangeran Charles lalu menyuruh istrinya untuk ikut hadir di acara resepsi yang digelar malam harinya.

“Diana harus muncul mala mini atau nantinya bakal ada drama mengerikan di mana semua orang berpikir bahwa ada sesuatu yang benar-benar buruk sedang terjadi kepadanya,” ucap Pangeran Charles sebagaimana dideskripsikan Andrew Morton dalam bukunya.

Putri Diana pun berakhir muncul di acara resepsi di mana suaminya menjadikan penyakit bulimia yang diderita sang Putri Wales sebagai lelucon.

Pada akhirnya, lelucon Pangeran Charles soal ‘penyakit’ Putri Diana yang malah diakuinya sebagai sang istri sedang hamil anak kembar enam tersebut dibantah dengan tegas oleh Sekretaris Victor Chapman.***

Kembali ke halaman sebelumnya