Kembali ke halaman sebelumnya

MiG 144, Jet Tempur Rusia Pembunuh F-22 Raptor yang Gagal Lahir di Dunia

Pikiran Rakyat 2 jam yang lalu
MiG 144 Rusia, jet tempur pembunuh F-22 Raptor
MiG 144 Rusia, jet tempur pembunuh F-22 Raptor /Military Today

ZONAJAKARTA.com - Perwira militer Rusia sedikit terperangah saat tahu YF-22, embrio dari F-22 Raptor terbang perdana pada tahun 1997.

Rusia takjub, F-22 Raptor begitu futuristik, canggih, jet tempur siluman generasi kelima paling keren yang pernah mereka lihat.

Namun terselip rasa khawatir di dada militer Rusia karena negara mereka tak punya jet tempur setanding F-22 Raptor saat itu.

Dikutip dari militaru-today.com, sebenarnya Rusia saat masih jadi Uni Soviet sudah mencium program Advanced Tactical Fighter (ATF) milik Amerika Serikat (AS) yang nantinya akan melahirkan F-22 Raptor.

Kremlin kemudian membuat program Mnogofunksionalni Frontovoy Istrebitel (MFI) alias Penempur Garis Depan Multirole dimana MiG kemudian ditunjuk sebagai pelaksana program.

Tak cukup satu program, Biro Desain Sukhoi lantas dipasrahi program Lyogkiy Frontovoy Istrebitel (LFI) untuk membuat jet tempur ringan.

Tujuan Soviet kala itu membuat dua program untuk menekan biaya riset sehingga kedua manufaktur pesawat itu bisa menghasilkan dua prototipe jet tempur.

LFI agak seret kedepannya namun MFI meloncat jauh dengan menghasilkan prototipe jet tempur MiG 144.

Pada 1988 AU Uni Soviet menerima prototipe pertama MiG 144, mereka puas akan performa jet tempur generasi kelima pertama Rusia ini.

Tahun 1994 MiG 144 lantas dibawa ke lapangan terbang Zhukovsky untuk ujicoba penerbangan dan sukses.

Namun ambruknya Uni Soviet pada 1991 mempengaruhi pendanaan MiG 144, ia batal diproduksi karena anggaran pertahanan Moskow sedang cekak.

Jangankan membeli MiG 144, merawat armada agar siap tempur saja Rusia kembang kempis saat itu, banyak pesawat tempur dan pembom mereka di grounded.

Padahal AU Soviet sudah kesengsem dengan MiG 144 karena ia bisa menjadi antithesis bagi F-22 Raptor.

Prototipe MiG 144 terlihat terakhir kali pada pameran MAKS 2015 setelah itu kabarnya ia batal diproduksi secara massal.

Namun nasib MiG 144 tak habis di situ saja, China melanjutkan riwayat penempur siluman itu dengan menjiplaknya dalam rupa J-20 Mighty Dragon yang siap menghadapi F-22 Raptor.*

Kembali ke halaman sebelumnya