Kembali ke halaman sebelumnya

Satu Indonesia Kena Tipu! Bukannya Sehat Makan Telur Rebus Justru Berbahaya Bagi Orang-orang dengan Kondisi Seperti Ini

grid.id 8 jam yang lalu
Orang dengan kondisi seperti ini tidak boleh makan telur rebus
Orang dengan kondisi seperti ini tidak boleh makan telur rebus (Freepik)

Nakita.id - Bagi orang-orang yang sibuk, makan telur rebus untuk sarapan, makan siang, dan makan malam adalah solusi terbaik.

Bagaimana tidak, makan telur rebus bisa bikin kenyang.

Menu telur rebus juga praktis karena bisa dimakan dengan sandingan apapun.

Mulai dari roti hingga nasi putih, Moms bisa makan telur rebus dengan lezat.

Namun sebaiknya Moms tahu sekarang kalau ada orang yang tidak boleh makan telur rebus.

Alih-alih mengenyangkan dan bikin sehat tubuh, orang dengan kondisi seperti ini justru berbahaya bagi kesehatannya.

Mengutip dari Eat This, inilah orang yang tidak boleh makan telur rebus dengan alasan kesehatan.

Meningkatkan kolesterol

Buat orang yang punya riwayat kolesterol, makan telur rebus justru bisa meningkatkannya.

Hal ini karena satu telur besar mengandung 186 miligram kolesterol, yang lebih dari setengah asupan yang direkomendasikan sejak lama sekitar 300 miligram.

Selain itu, Kieran Knight seorang pelatih kebugaran dan penulis mengatakan bahwa kolesterol Moms dan Dads akan cepat meningkat usai makan 2 butir telur rebus untuk sarapan.

Source : Healthline,eatthis.com
Penulis : Aullia Rachma Puteri
Editor : Cynthia Paramitha Trisnanda
Logo Parapuan

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan

Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

"Anda akan melebihi kebutuhan kolesterol Anda jika Anda makan dua butir telur rebus untuk sarapan setiap pagi," kata Kieran Knight.

Tidak baik untuk jantung

Kolesterol yang meningkat akan memperburuk jantung.

Apalagi bagi Moms dan Dads yang memiliki penyakit jantung, makan telur rebus justru akan memperburuk keadaan.

Dr. Rashmi Byakodi menjelaskan bahwa dalam hal merawat jantung, ini lebih tentang porsi kuning telur daripada yang lainnya.

"Pasien yang berisiko penyakit kardiovaskular harus membatasi asupan kuning telur," sarannya.

"Umumnya, dokter menyarankan untuk menghentikan konsumsi kuning telur setelah stroke atau infark miokard," lanjutnya.

Dr Byakodi melanjutkan referensi beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa telur dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dan, di sisi lain, konsumsi kolesterol makanan atau telur yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian yang lebih tinggi.

Diabetes

Terakhir, orang dengan riwayat penyakit diabetes tidak diperbolehkan makan telur rebus.

Karena telur rebus bisa meningkatkan kadar gula.

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan

Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Kembali ke halaman sebelumnya