Kembali ke halaman sebelumnya

Tanaman Otentik ‘Janda Bong’ Kian Menggoda karena Harga yang Selangit

pikiran-rakyat.com 8 jam yang lalu
Tanaman Janda Bolong. //Tokopedia

RINGTIMES BANYUWANGI - Mungkin bagi anda plant lovers dan plants collector, tentu sudah tak asing dengan bunga ‘janda bolong’ alias janbol yang sedang hits saat ini.

Menurut anda yang tidak terlalu maniak dengan bunga, atau mungkin akan merasa heran dengan namanya sekaligus penasaran dengan harganya.

Dikutip dari laman Klikhijau, bunga Janda Bolong sendiri memiliki nama asli monstera adansonii variegated. Tanaman ini merupakan family araceae. Salah satu tanaman tropical plants (tanaman kekinian) yang sedang diminati dan dicari oleh plant lovers dan plants collector karena keistimewaan variegated-nya.

Nama Janda Bolong itu sendiri disematkan oleh warga +62 ke tanaman ini karena memiliki kekhasan dari penampakan dedaunnya yang bolong atau berlubang.

Lubang di daun tanaman itu sendiri bukan karena penyakit atau serangan hama. Melainkan sesuatu yang otentik. Ini yang menyebabkan harganya jadi melangit. Selain itu, varietas satu ini tergolong langka.

Bahkan ada dua jenis monstera yang biasa ada di Indonesia, yaitu adansonii dan epioremiodes. Adansonii memiliki ciri khas: daun lebih oval, warna hijau tua dan bolongnya lebih kecil. Sedangkan epipremiodes memiliki corak daun panjang, warna daun hijau muda dan bolong daunnya lebih banyak dan besar.

Mengenai harganya, bergantung pada kualitas dan kelangkaannya. Bila variegatnya bagus atau ukurannya yang besar, harganya tentu lebih mahal.

Adansonii yang varigatnya bagus dan seimbang antara putih dan hijau, berdaun lebar antara 15 cm hingga 80 cm dibanderol sekitar 10 juta rupiah bahkan lebih. Sedangkan yang biasa, dijual seharga 1 juta rupiah.

Karena sedang menjadi primadona, bunga ini banyak dijual baik offline maupun online. Juga banyak dijual di beberapa marketplace dengan harga yang cukup fantastis.

Ada yang dihitung berdasarkan pohon, ada yang dihitung berdasarkan helai daun. Tak mengherankan jika ada yang membandrol harga hingga puluhan juta rupiah.***( Dzikri Abdi Setia/Portal Jember)

Kembali ke halaman sebelumnya