Kembali ke halaman sebelumnya

Satu Indonesia Tak Sadar! Dikira Cuma Tanaman Liar, Negara Ini Justru Gunakan Daunnya untuk Obat Covid-19

grid.id 11 jam yang lalu
Sambiloto
Sambiloto (Putri Puspita)

SajianSedap.com - Bagaimana mungkin tanaman yang dikira tanaman liar, justru jadi bahan obat untuk pasien Covid-19.

Mungkin muncul berbagai tanda tanya di benak Anda, akan tetapi hal ini ternyata terbukti adanya.

Hal ini lah yang dilakukan oleh pemerintah negara Thailand.

Sebagai salah satu tindakan pencegahan Covid-19 di negaranya, pemerintah Thailand rupanya menggunakan tanaman obat asli Indonesia ini sebagai bahan obat yang diberikan untuk pasien Covid.

Bahkan pemerintah Thailand telah resmi menggunakannya di 5 rumah sakit.

Tanaman apa yang dimaksud? benarkah efektif mengobati Covid-19?

Source : TribunTimur.com
Penulis : Idam Rosyda
Editor : Virny Apriliyanty

Sambiloto (Putri Puspita)

Thailand Gunakan Tanaman Alsi Indonesia Sebagai Obat Covid.

Siapa yang menyangka jika tanaman asli Indoensia ini menjadi obat Covid-19 di Thailand.

Tanaman ini adalan tanaman sambiloto.

Sambiloto termasuk herbal asli Indonesia yang telah lama diketahui memiliki khasiat sebagai imunomodulator (stimulasi imun sekaligus antiradang) dan antivirus.

Obat herbal memang saat ini menjadi alternatif sebagian masyarakat ketimbang harus membeli obat yang banyak diresepkan dari rumah sakit atau dokter.

Daun sambiloto sendiri mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin.

Khasiat minum jamu sambiloto
Khasiat minum jamu sambiloto (Wikimedia Commons)

Tanaman sambiloto juga memiliki zat seperti adalah lakton, paniculin, kalmegin, dan hablur kuning.

Semuanya membuat sambiloto terasa pahit namun kaya khasiat.

Pemerintah Thailad sendiri mengunakan tanaman Sambiloto ini, selain kaeena manfaatnya salah satunya untuk memangkas biaya obat Covid-19.

“Pemerintah Thailand setuju penggunaan ekstrak sambiloto karena bermanfaat menurunkan tingkat keparahan wabah Covid-19 dan memotong biaya pengobatan,” ujar Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia Inggrid Tania, sebagaimana dikutip dari TribunMadura.com.

Menurut Inggrid, hasil-hasil penelitian praklinis dari sambiloto sejalan dengan uji klinis khasiat dan keamanannya yang telah dilakukan terhadap pasien Covid-19 gejala ringan tersebut.

Sambiloto (Putri Puspita)


Uji klinis yang merupakan penelitian awal di Thailand disebutnya memberi bukti kalau sambiloto aman dikonsumsi dan efektif memperbaiki kondisi pasien yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 melalui uji PCR.

“Perbaikan terjadi dalam 3 hari intervensi tanpa efek samping jika sambiloto dikonsumsi pasien dalam 72 jam setelah timbul gejala,” ujar Inggrid.

Sedangkan uji di laboratorium menunjukkan senyawa aktif sambiloto terutama andrographolidae dapat berikatan dengan protein SARS-CoV-2.

Melalui serangkaian mekanisme, senyawa mampu menghambat replikasi virus itu dan mengurangi dampak peradangan.

Bakal Diuji Coba ke 5 Rumah Sakit

Dikutip dari The Straits Times, langkah itu diketahui setelah pemerintah Thailand mengeluarkan izin darurat penggunaan ekstrak Andrographis paniculate tersebut.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Thailand, ekstrak sambiloto ini digunakan sebagai pengobatan pasien Covid-19 yang bergejala ringan atau Orang Tanpa Gejala (OTG).

Nantinya pengobatan pasien Covid-19 dengan ekstrak sambiloto akan dilakukan di lima rumah sakit pemerintah.

Diketahui pengobatan Sambiloto ini telah dilakukan uji coba oleh Thailand sejak Juni 2020 lalu.

Dalam fase uji coba pertama itu difokuskan pada keamanan, aktivitas disinfektan, dan mengurangi pembelahan sel virus.

Pasien yang menerima pengobatan sambiloto adalah mereka yang terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan yang bertahan tidak lebih dari 72 jam.

Hasilnya pun diklaim cukup baik.

Sambiloto (Putri Puspita)


"Ekstrak ini akan membantu mengurangi infeksi atau disinfektan," kata Dr Marut Jirasrattasiri, direktur jenderal Departemen Pengobatan Tradisional dan Alternatif Thailand.

Berbicara mengenai sambiloto, tanaman yang satu ini memang dikenal dapat mengobati beberapa penyakit.

Manfaat Lain Tanaman Sambiloto

Dikutip TribunMadura.com dari website fakultas farmasi UNAIR, daun sambiloto dipercaya dapat mencegah virus corona, selain kandungan kurkumin yang terdapat pada empon-empon.

Bahkan Tropical Disease Center (TDC) Unair Kampus C Surabaya telah mengemasnya dalam tablet.

Daun sambiloto dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pasalnya, ekstrak yang terkandung dalam daun sambiloto bersifat imunostimulan. Yakni meningkatkan kinerja organ-organ yang berhubungan dengan sistem imun.

Bukan hanya daunnya saja, batang dari sambiloto atau saripati dari tanaman tersebut.

Sebab saripati sambiloto ini mempunyai manfaat yang mampu mengobati malaria dan virus corona, selain itu sambiloto memiliki manfaat bagi kesehatan diantaranya sebagai berikut:

1. Dapat meringankan gejala flu

2. Dapat meredakan gejala peradangan

Sambiloto (Putri Puspita)


3. Dapat meredakan demam tubuh

4. Menguatkan sistem kekebalan tubuh

5. Menurunkan kondisi diabetes seseorang

Biasanya dalam mengolah sambiloto sebagai obat, orang-orang merebus tanaman sambiloto (batang dan daun) yang sudah dicuci dengan air, air rebusan itulah yang biasa diminum sebagai obat tradisional.

Penggunaan sambiloto sebagai herbal juga harus sesuai kadar atau dosisnya, yang mana konsumsi yang berlebih juga tidak disarankan.

Efek samping juga bisa ditimbulkan ketika mengonsumsi herbal sambiloto bersama obat-obatan karena akan menimbulkan efek interaksi obat.

Tidak dianjurkan juga ketika mengonsumsi herbal sambiloto bersama obat-obatan karena akan menimbulkan efek interaksi obat.

Untuk itu ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter unutk mengonsumsi daun sambiloto.

Kembali ke halaman sebelumnya