Kembali ke halaman sebelumnya

Temukan Virus Corona di Seafood, Tiongkok Hentikan Impor Indonesia

popmama.com 3 jam yang lalu

Mewabahnya virus corona dihampir seluruh belahan dunia tentu membuat banyak perubahan, khususnya dalam sektor perekonomian.

Hal ini juga dirasakan pada ekspor impor barang yang terpaksa harus terhenti di beberapa negara. Seperti di Tiongkok yang memutuskan menghentikan impor produk makanan laut beku dari Indonesia setelah ditemukan patogen virus corona dalam produk seafood yang dikirim.

Tiongkok sejak bulan Juni 2020 lalu diketahui telah melakukan penelitian terhadap beberapa produk makanan impor. Dikutip dari The Straits Times, impor produk dari PT Putri Indah akan dihentikan selama seminggu. BerikutPopmama.com ungkap informasinya!

Freepik

Sejak Juni 2020, Tiongkok sudah berulang kali menemukan jejak patogen yang merupakan sumber potensial Covid-19. Ini ditemukan setelah melakukan penyelidikan terhadap dagingimpor, makanan laut dan kemasan asal Indonesia.

Menurut keterangan bea cukai, dari 500.000 sampel hanya enam yang dinyatakan positif Covid-19.

Tak hanya Indonesia, sebelumnya Tiongkok juga telah memberhentikan impor produk termasuk daging beku, udang dari Ekuador, dan sayap ayam dari Brasil setelah menemukan tes positif Covid-19.

Freepik

Dikutip dari Tech Times, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengklaim bahwa tak ada bukti kuat bahwa Covid-19 dapat ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan tertentu.

Meski demikian, para peneliti di Tiongkok menyatakan mereka masih menemukan virus corona yang menempel pada salmon beku tertentu. Virus ini diduga bisa menular selama lebih dari seminggu.

Pexels/Kaboompics.com

Sebagai informasi, Indonesia terkenal dengan makanan lautnya yang telah melakukan ekspor ke seluruh dunia. Ini dilakukan jauh sebelum pandemi Covid-19 mewabah di dunia.

Namun dengan adanya penemuan virus corona pada beberapa produk makanan impor asal Indonesia di Tiongkok, sebagian besar pelanggan mereka telah terputus dan mereka harus mencari tempat lain untuk memasok makanan laut.

Itulah informasi mengenai adanya jejak patogen yang merupakan sumber potensial Covid-19 pada makanan laut dari Indonesia.

Kembali ke halaman sebelumnya