Kembali ke halaman sebelumnya

Viral Atlet Angkat Besi Nurul Akmal Tiba di Indonesia, Alami Body Shamming

wolipop.detik.com 3 jam yang lalu
Atlet olahraga angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, Nurul Akmal.
Nurul Akmal. Foto: Dok. pribadi Nurul Akmal.
Jakarta -

Atlet asal Aceh, Nurul Akmal berhasil meraih posisi lima besar cabang angkat besi kelas 87 kilogram putri di Olimpiade Tokyo 2020. Nurul bertanding pada 2 Agustus 2021 di kelas +87kg Grup A, melawan lifter Laurel Hubbard dari Selandia Baru.

Nurul dan tim Olimpiade Indonesia lainnya kembali ke Tanah Air pada Kamis (5/8/2021). Namun ketika acara penyambutan tim Olimpiade Tokyo 2020 di Bandara Soekarno-Hatta, Nurul malah mendapatkan komentar body shamming.

Komentar tersebut langsung viral di media sosial Twitter dan YouTube. Salah satu cerita Amel mengali body shaming yang viral itu adalah cuitan akun Twitter @picture_play. Akun tersebut mengungkapkan dalam video penyambutan tim Olimpiade Indonesia yang beredar di media sosial, di menit ke-13 ada yang berteriak ke arah Nurul.

"Celetukan body shaming yang dilontarkan ke Kak Amel ( Nurul Akmal), atlet angkat besi Indonesia, saat baru tiba di Soetta semalam ini aseli bikin 🤬 Di detik ke-13 "Yang Paling Kurus" Kak Amel mungkin santuy, tapi Kalo Kita Yang denger langsung mungkin Akan langsung nempeleng," tulis akun Twitter @picture_play.

Dalam video tersebut terlihat Nurul Akmal memasuki ruangan dan menghadap awak media sambil mengambil rangkaian bunga. Ketika Nurul membungkuk ada yang berteriak dengan ucapan berbau body shamming.

Akun Twitter @picture_play menyayangkan aksi orang yang berteriak kepada Nurul Akmal, atlet yang sudah mengharumkan nama Indonesia. "Kemungkinan besar kek "Aelah becanda doang itu ah". Kak Amel itu atlet angkat besi yg berkompetisi ngangkat beban beratus kilo u/ menang membawa nama bangsa. She's been training for years for that. Lalu Lu Komen kek gitu ke dia? Either Ur brain/Ur heart/both are not working," lanjutnya.

Akun tersebut juga menerangkan jika Amel, sapaan Nurul Akmal tidak menyukai orang yang sudah berkomentar terhadap tubuhnya.

"FYI. Kak Amel (Nurul Akmal) ini gak suka sama body shaming yang kerap dialaminya. Dia memang beberapa Kali Diem, tapi pas live IG terakhir, dia sempet bilang "TIDAK SUKA DAN KU BLOKIR," tulisnya.

"Sebenarnya, Nurul mengaku sedih dan kesal jika ada orang yang mengejek tubuhnya. Terlebih orang yang mengejek tidak tahu-menahu perjuangan beratnya sebagai seorang atlet angkat besi untuk bisa meraih prestasi,"tambah akun Twitter @picture_play.


"Lemes banget ya itu mulut yang menyeletuk," tulis netizenHingga Kamis (5/8/2021) postingan tersebut sudah ditonton lebih dari 17,7 ribu Views, mendapat 586 Likes dan 340 Retweets. Warganet yang berkomentar ikut memberikan dukungan untuk Nurul Akmal yang disebut mengalami body shaming.

"Padahal atlet angkat besi ngegemukkin badannya biar masuk kualifikasi juga. Kan ada kategorinya. Ga sembarangan gemuk," tulis netizen lain.

"Biasanya body mass mereka banyakan otot daripada lemak. Jadi jangan anggap itu semacan "gemuk lemak"... far from it... mereka bugar sekali tubuhnya," cuit akun selebtweet @SoundOfYogi.

"Dia itu berjuang demi mengharumkan nama bangsa kita lohh, trus ini balesan yang didapet, sih yang ngomong itu," geram akun @bungutpisage.

"Itu yang ngatain bisa angkat besi 140 kg nggak? tanya akun @gitamt.

"Mbak Nurul besuk klo sudah ketemu pelakunya lempar aja itu mulutnya pakai barbel. Itu wartawan yang meliput, mungkin karena ga mungkin warga biasa bisa masuk ke VIP bandara," timpal akun @firly_24.

Akun Twitter @picture_play pun penasaran siapa yang berteriak ke arah Nurul Akmal. "Hah? Siapa sih yang nyeletuk itu? Gak yakin itu wartawan atau bukan yang nyeletuk. Tapi kayaknya suaranya dari depan Kak Amel atau dari sebelah kiri kalo dari perspektif kita. Biasanya itu wartawan foto atau mungkin bisa jadi staff atau apa. Penasaran pengen tau orangnya beneran," tulisnya.

Lalu bagaimana dengan Nurul Akmal menyikapi video viral yang menyebut dirinya mengalami body shaming? Nurul Akmal akan mengungkapkannya di artikel selanjutnya!

Kembali ke halaman sebelumnya